Cip : Tutut Aisah
Mama...
Mama...
Sayapku pun mulai berjatuhan
melangkah dengan rintihan suara
yang mulai tak terdengar
menatap tajam semua kenangan
yang telah runtuh oleh air mata
Mama...
hidupku ini bagaikan nada tanpa
alunan
cerita ku ini bagaikan dunia
yang hampir kehilangan cahayanya
dan semua harapan ku ini seakan
lenyap terhembus angin yang meraih
Mama...
air mataku seakan kering oleh
hausnya sinar mentari
langkah ku ini seakan terhenti
untuk mencarimu
Mama...
jika disuatu saat nanti aku tak
mampu lagi untuk melihat
jika disaat nanti aku tak
sanggup lagi untuk berdiri
dan jika aku terlanjur jatuh
masihkah engkau sanggup untuk
melihatku
masihkah kau berdiam diri
disana
Ma...
akankah kau menangis disana
saat aku berteriak namamu
akankah kau kecewa dengan semua
peristiwa ini
Ma...
tak banyak yang aku mau
tak sulit yang aku inginkan
tapi kenapa ... engkau seakan
acuh dengan semua keinginanku
Mama tahu disaat aku melihat
sinar matahari disaat itu pula aku merindukanku
dan disaat bulan menampakan
dirinya disaat itu pun aku menyerukan namamu
dan saat jatuhnya bintang
dihadapan bola mataku disaat itu lah aku akan menjatuhkan tetesan air mata ku
tanda rindu untukmu ...
Mama ... I LOVE YOU SO MUCH ,,,
kepergianmu ,,, cambuk bagiku
untuk lebih bersabar ......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar